Minggu, 17 Desember 2017

Bila terus ikut campur; Kami berjanji akan membuat Indonesia seperti Palestina (Presiden Israel) #CoffeeBreak13

23:02
17.12.2017

Bagaimana pendapat teman-teman tentang kalimat yang menjadi judul coffee break kali ini? kaget? takut? sedih? senang? atau bahkan biasa saja?. Semua ekspresi adalah hak teman-teman dan disini saya hanya akan menceritakan sedikit bagaimana pandangan dan pendapat saya.
Sebagai negara muslim terbesar di dunia,  tentu Indonesia sangat berpotensi menjadi negara 'sasaran' seperti palestine, sangat berpotensi. Kebersatuan, ketinggian rasa peduli dan kemayoritasan muslim di negara kita tentu membuat para yahudi itu gentar. 
Isu ini menyebar karena Israel geram, banyak dari situs-situs kenegaraan mereka dibombardir oleh para peretas yang mayoritas berasal dari Indonesia. Karena masalah ini, Israel mengatakan agar Indonesia tidak perlu ikut campur dengan urusan mereka apalagi sampai meretas situs-situs kenegaraan. Israel bisa saja menyerang Indonesia sama dengan saat menyerang Palestina, hal ini disampaikan oleh presiden Israel Reuven Rivlin. 
Tak banyak kata, hanya betapa kagumnya saya atas kesombongan luar biasa yang dimiliki oleh kaum yahudi yang amat terhormat ini, betapa mereka merasa dunia ini akan selamanya dan mereka akan abadi didalamnya. Betapa mereka tidak punya hati dan rasa kemanusiaan, tidak peduli pada anak kecil, orang tua, perempuan atau siapapun itu demi memiliki sesuatu yang sama sekali bukan hak mereka.
Disamping segala hal yang terjadi, saya bersyukur tentang perkataan yang menjadi judul coffee break kali ini. Jika hal itu benar terjadi, maka Allah telah menyediakan jalan untuk kita berjihad dijalanNya. Mimpi dari setiap muslim yang ada di dunia ini, mati syahid, mati di jalan Allah swt.
"darah kami yang berceceran di bumi Palestina, darah kami yang tercecer di bumi Al-Aqsa, daging kami yang berhamburan disana, jadikanlah ini sebagai cara kami untuk meminta surga-Mu yang tertinggi ya rabb?" pertanyaannya "apakah sama surga yang kita inginkan dan surga yang mereka inginkan? apa yang mau kita korbankan untuk meminta surga yang sama?"
Bukankah pertanyaan tadi cukup menggugah hatimu untuk mengerahkan segalanya, bahkan sekedar mengorbankan nyawa untuk tanah kita palestine?
Hal yang paling ditakutkan oleh Yahudi adalah persatuan kaum muslim, persatuan yang terjadi karena baroqah dari Allah, Insya Allah kita akan datang ke Palestina, memerdekakan Palestina, memerdekakan Baitul Maqdis, dan sholat disana dengan merdeka. Itu tadi cuplikan perkataan ust. Felix Siauw disalah satu ceramahnya.
Menelaah perkataan itu, membuat kita yakin bahwa perjuangan ini harus terus dilanjutkan tidak peduli dengan ancaman apa yang diberikan, bahkan tindakan apa yang akan kita peroleh nanti. Karena apakah sama surga yang kita inginkan dan surga yang mereka inginkan? apakah sebanding perjuangan yang kita lakukan? tindakan kita lah yang akan menjawab.

Minggu, 26 November 2017

artikel intip jurusan

"Artikel dalam kontribusi intipjurusan.com"

ceritanya sedang berusaha jatuh cinta pada jurusan sendiri, jadi banyak dipuji-puji nih. Selamat menikmati, hati-hati ketagihan yaa...




Halo Intipers!!! Sebelumnya perkenalkan nama saya Rizka Wulandari Putri biasa dipanggil Rizka atau Ica juga boleh. Saya mahasiswi fisioterapi angkatan 2015 dan sekarang sedang menjalani semester 5 di Universitas Muhammadiyah Malang. Sama seperti teman-teman yang lain, disini saya akan menjelaskan tentang apasih fisioterapi itu? Prospek kerjanya gimana? Dan hal-hal lain yang kayanya bakal penting banget buat teman-teman intipers tahu. Semoga apa yang saya tulis bermanfaat dan memberikan pencerahan buat teman-teman dalam memilih jurusan kuliah kedepannya, lets check it out!

Fisioterapi? Apasih itu?
Sebelum menjelaskan lebih jauh, gimana kalau kita tahu dulu apasih fisioterapi itu sendiri? Karena gak sedikit yang bilang fisioterapi itu tukang pijet walaupun memang ada benarnya juga, bedanya kita memijat dengan tehnik manipulasi tertentu dan berdasarkan ilmu yang mumpuni cieh. Fisioterapi adalah proses merehabilitasi seseorang agar terhindar dari cacat fisik melalui serangkaian penilaian, diagnosis, perlakuan, dan aktivitas pencegahan. Tujuan dari dilakukannya fisioterapi adalah untuk mengembalikan fungsi tubuh setelah terkena penyakit atau cedera. Banyak nih pertanyaan yang pernah aku denger sebelumnya, fisioterapi sama gak sih kak dengan dokter? Beda dong walaupun sama-sama boleh mendiagnosis dan buka praktik sendiri. Fisioterapi sama gak sih kak dengan perawat? Jelas beda walaupun sama-sama merawat pasien tapi dengan konteks yang berbeda. Fisioterapi adalah profesi yang berdiri sendiri dan tergabung juga dengan ilmu kesehatan. Prodi S1 fisioterapi di UMM adalah prodi yang baru lahir di UMM dan satu-satunya S1 Fisioterapi di Jawa Timur. Kebayang gak betapa banyak saingan kita untuk menduduki bangku di fisioterapi? Nah untuk menjawab kekepoan kalian yang lainnya, yuk intip terus infonya.
Ini anggota kelasku 38/50


Apa aja kak yang dipelajari di fisioterapi?
Apa yaa? Yang dipelajari di fisioterapi tentunya adalah dasar-dasar ilmu kesehatan, kedokteran, dan tentunya fisioterapi itu sendiri. Seperti psikologi kesehatan, ilmu perkembangan gerak, patologi neuromuscular, fisioterapi pediatric, fisioterapi musculoskeletal, biomekanika & kinesiologi dan mata kuliah lainnya. Ilmu-ilmu ini mengajarkan tentang berbagai macam penyakit muskuloskeletal, neuromuscular, dan kardiopulmonal. Setelah mendalami asal-muasal sebab-musabab penyakit itu selama kurang lebih 2 semester kita pun akan belajar tentang penanganan fisioterapinya selama bersemester-semester hehe. Pembelajaran fisioterapi cocok buat kalian yang lebih suka action daripada teori karena sehari-harinya pembelajaran kita lebih condong ke action dan skill. Bahkan pada pembelajaran fisioterapi olahraga, kita juga melakukan lari, sit up, push up untuk merasakan dan memahami bagaimana menjadi atlet itu sendiri agar lebih mudah menangani cedera yang dialami para atlet. Untuk mata kuliah pilihan yang nantinya akan diambil di semester 7 ada beberapa pilihan seperti spa & kecantikan, akupuntur, maupun homecare.
Mata kuliah yang paling berkesan
Absolutely anatomi. Why? Anatomi adalah pembelajaran dasar yang harus dipelajari bukan hanya oleh mahasiswa kedokteran melainkan ilmu kesehatan juga. Kenapa mata kuliah ini paling berkesan? Selain karena matkul ini adalah matkul yang paling pertama kita dapat saat semester 1 dan ini juga adalah awal mula bagaimana saya mulai jatuh cinta pada jurusan sendiri hehe. Di anatomi kita diharuskan bertemu dengan mayat yang sudah diawetkan atau disebut ‘cadaver’. Bersama ‘guru besar’ sebutan kami untuk para cadaver ini, kami bisa mempelajari banyak hal seperti organ manusia, otot, kulit, tulang hingga sel terkecil dari manusia itu sendiri. Awalnya takut dan grogi apalagi saat pertama kali jumpa dan diharuskan melakukan tradisi di laboratorium anatomi, memegang seluruh tubuh cadaver tanpa menggunakan handscoon. Gak jarang banyak dari teman-teman yang masih takut dan agak parno, ada yang harus nangis dulu sampai diberikan wejangan oleh kakak-kakak aslab. Anatomi adalah mata kuliah terberat waktu itu, karena tuntutan hapalan yang sangat tidak sedikit ditambah lagi harus lulus pre-test sebelum mengikuti praktikum membuat kami terlebih aku harus mati-matian berjuang menghapal seluruh komponen tubuh manusia. But, walaupun kedengerennya susah ya? Tapi semuanya mudah kalau dijalanin dengan sungguh-sungguh kok. Percaya gak aku pernah dua kali gak boleh ikut praktikum karena gak lolos pre-test loh? Hehehe. Semuanya mudah kalau dilakukan dengan sungguh-sungguh, alhasil lulus lah aku dari mata kuliah ini walaupun agak sedih karena harus pisah sama kakak-kakak aslab yang idaman banget hehehe.
Foto kelasku fisioterapi 2015 B setelah UAS Anatomi terakhir. Yang hijau ditengah itu kakak-kakak aslab nya.


Tugas dan kegiatan lapangan
Berbicara masalah tugas, tentunya di fisioterapi hal paling utama yang harus kita kuasai selain teori dan action dalam memberikan treatment kita juga harus memiliki komunikasi yang baik terutama kepada pasien. Saat di semester empat kemarin, kelas kami dibagi menjadi beberapa kelompok kecil untuk melakukan visit pasien dan mencari pasien yang sesuai dengan kasus yang diberikan oleh dosen pengampu mata kuliah. Berhari-hari ‘piknik’ ke rumah sakit yang ada di malang demi mencari pasien yang sesuai dan bersedia. Tak jarang pulang dengan tangan kosong karena pasien yang didapat belum sesuai atau belum bersedia untuk menjadi sasaran penelitian. Alhamdulillah setelah bekerja sama dengan kakak tingkat  yang sedang magang di rumah sakit akhirnya kami menemui pasien yang pas dan bersedia. Visit kerumah pasien tersebut membuat komunikasi antara kami dan pasien mulai terjalin. Pengalaman ini merupakan pengalaman yang menarik karena melalui cerita yang pasien sampaikan aku jadi merasa seperti... seperti jurusan ini amatlah bermanfaat bagi orang lain dan dapat menolong orang banyak. Selain itu ada juga nih salah satu tugas di semester 5 yang paling menarik, senam lansia dan pemeriksaan gratis di desa binaan. Teman-teman mempercayai aku sebagai ketua pelaksana walaupun banyak uji kesabaran dan keteguhan hati, Alhamdulillah acara ini berhasil dan sesuai target. Sangat terharu pas ngeliat banyak banget mbah-mbah yang untuk berjalan aja susah tapi masih antusias mengikuti acara kami dan peduli akan pentingnya kesehatan di usia senja. Banyak memori berkesan lain yang dialami selama menjadi fisioterapi, pengen sih diceritain semua tapi gak bakal cukup kalau dijabarin di artikel ini hehe. Jika sudah memilih fisioterapi maka harus siap terjun ke masyarakat karena menjadi calon tenaga medis berarti siap untuk mengabdi dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati. (cailehh)









Setelah acara senam lansia selesai nih, mukanya pada lega banget yaa...

Prospek kerjanya gimana kak?
Nah ini pertanyaan paling menarik. Alasan utama aku dulu memilih fisioterapi karena bisa buka praktik sendiri, mirip-mirip dokter kan? Selain itu fisioterapi juga boleh mendiagnosa suatu penyakit tertentu. Banyak juga sih alasan lainnya, mulai dari fisioterapi adalah jurusan yang langka di Indonesia karena hanya beberapa universitas yang memiliki jurusan ini apalagi S1 nya. Dengan langkanya jurusan ini maka kebutuhan tenaga kerja di bidang fisioterapi amatlah luas tanpa batas. Fisioterapi juga gak cuma bisa kerja di rumah sakit atau puskesmas melainkan buka praktik sendiri seperti yang aku jelasin diatas, enak banget kan?. Selain itu fisioterapi juga bisa membuka klinik spa & kecantikan, klinik baby massage, menjadi tim medis di kesatuan tim olahraga, menjadi instruktur gym atau pemilik pusat kebugaran, atau mau jadi dosen fisioterapi juga bisa. Banyak hal yang bisa kita lakukan kedepannya, satu lagi nih yang paling kekinian yaitu menjadi pengusaha. Alat-alat fisioterapis yang menggiurkan juga bisa dijadikan ladang pemasukan kedepannya. Jadi tunggu apalagi intipers? Keep movin forward with physiotherapy yuhuuu.



Selasa, 14 November 2017

Dibalik hingar-bingar kota #CoffeeBreak12

Malang sedang berada pada musim yang sendu, November rain.
Hidup dikota rantau ini kurang lebih dua setengah tahun membuatku belajar banyak, yang mungkin tak akan kudapati jika hanya tetap dikampung halaman.
Hiruk-pikuk kota, macet dan padatnya lalu lintas,suara tawa yang mudah kutemui disegala sudut, aku melihat warna yang belum pernah kudapat, aku mendengar nada yang belum sempat terucap,
Kota ini ramai tapi sunyi.
Dibalik hingar-bingar kota ini, masih banyak yang luput dari kata sejahtera. Masih banyak nyawa-nyawa yang lupa akan haknya untuk bahagia atau bahkan hanya sekedar hidup lebih ada. Masih banyak tubuh tua renta yang terpaksa bahkan dipaksa "bekerja" demi sepiring nasi esok hari, demi terbukanya mata lagi, tak rela jika harus pasrah dijemput kematian.
Saat berjalan menyusuri jalan raya dimalam yang dingin, seingatku saat itu hampir tengah malam, sehabis rapat layaknya aktivis setengah malas sepertiku. Mengendarai motor dengan kecepatan standar agak ke tepi, dari jauh terlihat sosok bungkuk yang sedang mendorong gerobak dengan lagu umum "susu murni", hati kecil sudah meronta-ronta minta agar motor ini berhenti dan membeli susu itu barang dua botol, alhasil sosok disebelah kiri menang atas argumen kali ini, aku tetap melaju sambil membayangkan empuknya kasur kos.
Dasar egois! makiku pada diri sendiri, apa susahnya stop sebentar dan beli susu tadi? apa susahnya mengorbankan lima menit waktumu? barangkali pembelianmu malam ini adalah rezeki pertama kakek itu hari ini, barangkali pembelianmu bisa mengganjal perutnya yang belum terisi sejak tadi pagi bahkan kemarin?
Ya, pengalaman malam ini menjadi hal yang berharga buatku. Jangan pernah menutup telingamu dari suara hati nurani yang selalu meminta didengarkan dan dilaksanakan. Jangan hanya menjadi seonggok daging yang hanya peduli akan perutnya sendiri, ingatlah kau manusia! berbagi adalah makanan untuk hati nuranimu.
Sejak saat itu, menunda untuk melakukan kebaikan menurutku adalah hal yang tidak boleh  dilakukan. karena sekali itu terjadi, maka hanya selangkah lagi setan menang akan argumennya. Dan 1000 langkah menuju kegagalan kita menjadi manusia seutuhnya. Berbagi tak akan membuatmu miskin, boros yang membuatmu miskin. Berbagi adalah memberi manfaat untuk orang lain dan boros adalah mengeluarkan uang untuk dirimu sendiri akan hal-hal yang sebenarnya tidak begitu kau perlukan.
Apresiasi lah orang-orang yang dengan keterbatasannya masih mau berjualan dan mencari rezeki yang halal, belilah sekalipun kamu tidak membutuhkan apa yang dijualnya. Bisa jadi bahkan bisa dipastikan, rezeki yang bagi kita tidak seberapa itu dapat memberikan kehidupan mereka dihari selanjutnya. Di dalam Al-Quran telah dituliskan, didalam rezeki kita terdapat hak orang lain yang harus kita berikan.
Ingat! kalau bisa belinya dengan uang lebih yaa atau jangan ambil kembaliannya, Insya Allah itu mendapat berkah.

Kamis, 09 November 2017

Bersyukur #CoffeeBreak11

ketika kamu dihadapkan pada keadaan yang membuatmu tidak bersemangat lagi, apa yang ingin kau lakukan?
Mungkinkah ini disebut dengan kufur nikmat?
tidak bersyukur atas nikmat yang telah Allah swt berikan.
Menjalani hari-hari tidak seperti apa yang kau impi-impikan dulu, mungkin iya menjalaninya dengan setengah hati. Padahal kita tidak pernah tahu bagaimana menakjubkannya Allah swt menciptakan takdir itu untuk kita dan kebaikan apa yang akan kita terima pada endingnya nanti.
Bersyukur, adalah cara paling ampuh untuk terus merasakan bahagia. Berbagi, adalah cara paling indah untuk menikmati segala karunia yang telah Allah swt berikan.
Seburuk apapun orang lain menilaimu, sejelek apapun IPK mu dikampus, sesedikit apapun uang bulanan yang dikirimkan orang tuamu, segitu merasanya kamu tidak memiliki kemampuan apapun, tetaplah bersyukur!Sungguh nikmat islam dan iman adalah kenikmatan yang hakiki. Dibalik semua kekurangan yang kau pikir banyak padahal diluar sana orang lain lebih menyedihkan darimu tapi sanggup bersyukur, pasti ada hikmahnya.
Bersyukur bersyukur bersyukur, menulis seperti ini sebenarnya adalah nasihat untuk diri sendiri, untuk kawan sesama muslim, dan untuk semua orang yang sedang merasa tidak beruntung atas penghidupannya,tidak beruntung atas apa yang dialaminya sekarang, padahal hidup itu diimpikan oleh orang banyak.
maka bersyukurlah karna Allah swt pasti memberikan yang terbaik bagi hambaNya.

Selasa, 31 Oktober 2017

kepulangan terbaik

Untukmu putri kecil yang telah lama kami tunggu-tunggu..
Tenangkah disana?
Percayalah sayang, kami melepasmu dengan ikhlas
Percaya bahwa ketentuanNya pastilah yang terbaik
Mungkin benar, surga lah tempat terbaik untukmu menetap 

Aunty selalu menghitung hari agar bisa berjumpa dan bermain denganmu, membelikan pakaian-pakaian yang lucu sudah menjadi rencana yang selalu aunty pikirkan, membayangkan kelak kamu akan menjadi hafizah yang membawa ayah dan ibumu kesurga, nenek dan kakek, serta seluruh keluarga..
Ammaca, panggilan yang sudah aunty siapkan agar nanti kamu  bisa memanggilku dengan mudah..

Telah lama kami menunggumu, tapi sekali lagi, Allah lebih menyayangimu..
Kehidupan dunia mungkin tak baik untukmu
Singgah didunia mungkin tak Allah berikan untukmu
Tentu rasa kasihNya terhadap hamba adalah kasih yang terbaik..

Pemberian yang tertunda juga termasuk pemberian..
Baru saja kamu datang, dan Allah menjemputmu lagi untuk tetap menetap disana
Tentu kepergianmu memiliki arti, yang hanya diketahui olehNya..

Tunggu kami dipintu surga sayang

Senin, 30 Oktober 2017

rindu

Mama, satu kata berjuta makna.
 Mama sosok yang selalu kurindukan, walau sehari tak bertemu. Berjarak dengannya karena harus menuntut ilmu dikota perantauan membuatku belajar banyak. Belajar memahami bahwa tak selamanya mama akan selalu ada disampingku,tak selamanya akan menyiapkan bekal kesekolah, menjahitkan baju boneka kesukaanku, menemaniku merapikan mainan dan semua hal yang kami lakukan saat aku kecil dulu. Kini, sekedar memberi kabar dua hari sekali saja kadang sulit kulakukan.
Mama sosok tangguh yang bisa segalanya, wanita tercantik terhebat tersabar dan tersegalanya didunia ini, tak ada kekurangan suatu apapun. Mama ibu yang cerdas yang selalu mampu menjawab apapun yang kutanyakan tentang dunia ini, mama memiliki suara emas yang hanya diturunkan 30% kepadaku, walaupun mama jarang masak karena tak memiliki banyak waktu tapi sekali masak mampu membuatku merasakan lapar setiap saat.
Mama..mama..mama aku sampai lupa kapan terakhir kali mama marah karena kesabarannya yang melebihi apapun.
Aku sampai lupa kapan mama pernah melarangku untuk melakukan apapun yang kumau "hal positif".
Aku sampai lupa apa mama pernah telat barang sehari mengirimkan uang bulanan.
dan  apa pernah aku membahagiakan mama?
Aku punya satu pertanyaan, apakah semua ibu semulia ini?
Apa yang harus kulakukan untuk membalas jasanya & membahagiakannya?
Percayalah maa, setiap sujud doa ade selalu nama mama dan papa yang menjadi kesyukuran paling utama, nikmat memiliki surga dirumah. tak terucap segala pengorbanan dan cinta kasih yang telah mama dan papa berikan bahkan tak pernah kurang apapun.
Maaf jika anak perempuan kalian satu-satunya ini belum bisa memberikan yang terbaik dan masih sepenuhnya bergantung pada mama dan papa.
Semoga waktu kita dialam yang sementara ini masih panjang ya ma pa, ade ingin mempersiapkan mahkota surga untuk mama dan papa , Aamiin.

Sabtu, 23 September 2017

Impian? Harus? #CoffeeBreak10

Impian? Satu kata penuh makna yang harus dimiliki semua orang, tidak peduli siapa dia, darimana ia berasal, mampu atau miskinkah, cantik atau jelek kah, bahkan normal atau tidak kah. Impian adalah energi agar seseorang tetap hidup, bahan bakar semangat dan alasan utama kita bernafas. Impian banyak bentuknya, ada yang mempunyai mimpi sederhana karena terlalu malu untuk memiliki mimpi yang lebih besar mengingat keadaan tidak mendukungnya, ada yang bermimpi sangat besar karena memang semesta seakan sangat mendukungnya hingga memiliki mimpi yang besar adalah suatu kewajiban. Jelas atau tidakkah mimpi itu, setiap orang pasti memilikinya seperti mimpi untuk lulus kuliah tepat waktu, mimpi untuk membahagiakan orang tua, mimpi untuk membeli baju model terbaru minggu depan, semua itu sebenarnya hanyalah rencana yang berbentuk impian.
Saya adalah salah satu orang yang baru-baru ini menemukan apa sebenarnya impian saya, setelah melewati pengalaman hidup yang bisa dibilang cukup melelahkan. Tidak diterima di beberapa universitas setelah enam kali tes dan setelah tes yang ketujuh kalinya baru diterima, pengalaman yang membuat saya sesak jika mengingatnya. Saya termasuk siswi yang selalu tiga besar saat SMA, tidak begitu bodoh tapi tidak begitu pintar juga, mengikuti bimbel intensive setiap hari sampai sore demi mempersiapkan ujian masuk PTN tetap saja membuat saya gagal dan akhirnya masuk di salah satu perguruan tinggi swasta. Tidak ada yang patut disesali karena saya percaya inilah jalannya, walaupun impian besar saya bisa diterima dijurusan sastra inggris dan akhirnya sekarang berada di jurusan kesehatan, awalnya sulit tapi pelan-pelan bisa disyukuri.
Saya menyukai hal-hal seperti menulis, membaca, menggambar, mengarang sesuatu, mengutip kata-kata mutiara dari buku-buku penulis terkenal tapi hal ini sangat berbanding terbalik dengan jurusan saya yang mengharuskan untuk menghapal, mempraktekkan, menghitung dan hal-hal apalah itu. Walaupun tidak menyukainya, saya belajar untuk menerima dan mencintai jurusan saya sekarang, cinta datang karena terbiasa. Di semester empat, akhirnya saya mencoba untuk menembus batas dan mewujudkan mimpi saya yang sebenarnya, menulis, berkarya, dan bisa dinikmati orang banyak. Saya mengikuti salah satu ajang kampus dalam mencari penulis terbaik, Alhamdulillah saya menjadi satu dari lima orang terbaik yang mana sebagian besar berasal dari jurusan sastra saya malah berasal dari jurusan kesehatan. Hal ini membuat saya semakin yakin, bahwa mimpi memang memberikan energi positif, membuat apa yang hampir mati kekeringan bisa hidup kembali, membuat yang mendung kembali menemukan mataharinya, saya bahagia yang tentu hanya akan dirasakan bagi orang-orang yang percaya akan kekuatan mimpi. Mimpi saya tidak berhenti disitu.



Dari zaman SMA saya terbiasa menuliskan apapun impian atau keinginan didalam buku hitam tebal yang biasa saya sebut buku ajaib. Kekuatan dari menulis mimpi dan mengupayakannya memang terbukti dari banyaknya mimpi yang saya centang daripada yang disilang. Saya pernah bermimpi bertemu pak Sandiaga Uno dan foto bareng, selang lima bulan setelah menuliskannya semesta mewujudkan dan tercapailah cita-cita yang tidak sederhana bagi saya itu, disuatu acara tiba-tiba salah satu narasumber berhalangan hadir dan digantikan pak Sandiaga. Saya yang terbang jauh dari Jawa Timur ke Bogor hampir menangis haru karena betapa Allah swt maha pengabul doa-doa. Saya juga bermimpi cerita saya diterbitkan dan bisa dibaca orang banyak, dan Alhamdulillah setelah sembilan bulan menuliskannya di buku ajaib dan mendoakannya setiap sujud, tulisan saya sudah diterbitkan dua kali, walaupun saya masih menginginkannya lebih dari itu.
Banyak mimpi-mimpi lain yang saya yakin punya jalannya masing-masing untuk menjadi nyata, doakan, tuliskan, dan upayakan, semesta pasti akan mendukungnya. Dua mimpi terbesar saya saat ini adalah harus keluar negeri maksimal diumur 21 tahun dan menikah muda maksimal diumur 23 tahun. Mimpi keluar negeri pasti dimiliki semua orang, tapi mimpi kali ini saya ingin keluar negeri bersama keluarga kecil saya dan tidak hanya seorang diri, Aamiin Insya Allah. Untuk impian menikah muda, upaya yang bisa saya lakukan sekarang hanyalah berdoa, memantaskan diri dengan memperbaiki akhlak, menyempurnakan dalam berbusana, belajar memasak, dan banyak bergaul dengan orang-orang solehah yang tentunya akan mengantarkan pada lingkungan yang baik pula. Untuk mimpi mengenai cita-cita saya ingin menjadi seorang fisioterapis profesional, menjadi penulis yang tulisannya bermanfaat bagi orang banyak, dan menjadi pengusaha yang bisa membuka lapangan pekerjaan untuk orang banyak. Tanpa impian waktu akan berlalu begitu saja, sampai kita terkejut ketika melihat kalender ternyata besok adalah ulang tahun kita yang ke-30 tapi pencapaian hidup belum membuat kita menangis haru karena bahagia. Jangan mau menjadi ‘seperti kebanyakan orang’, jangan mau menjadi seperti air yang mengalir, jangan lagi menjadi diam karena kini diam tak lagi emas. Jadilah diri sendiri, hiduplah dengan penuh suka cita agar energi positif yang kita ciptakan dapat menular kepada orang banyak, bermimpilah tanpa berkaca karena setiap orang berhak menggapai impiannya, apapun impian itu, kita semua punya hak untuk mewujudkannya, menjadikannya nyata, membuatnya lebih luar biasa dari apa yang kita impikan, hingga kata-kata pun tak akan lagi sanggup menggambarkan betapa bahagianya para pejuang mimpi ketika mimpinya tercapai. 
Setidaknya setelah menulis ini saya percaya salah satu impian saya akan tercapai yaitu menjadi penulis yang tulisannya bermanfaat bagi orang banyak karena ketika menulis impian ini, tidak hanya akan bermanfaat bagi saya agar impian saya diaamiinkan oleh orang banyak tapi para pembaca juga akan memahami betapa mempunyai impian itu adalah hal yang penting. Jangan malu untuk mengungkapkan mimpimu, sebesar apapun, sebelum ada yang tertawa maka percayalah mimpi itu belum terlalu besar, jangan ragukan kekuasaan Tuhan. Teruslah bermimpi para generasi muda, tapi jangan hanya terlena dengan terus bermimpi, bangunlah untuk bergerak mewujudkannya.


Nb: Salah satu kontributor dalam "Gerakan menulis impian bersama Y Dreams Way"

Coffee Break diujung usia Quarter Life Crisis (25)

 Alhamdulillah... menghitung hari akan memasuki usia 26. Rasanya tahun ini sangat berbeda dari tahun sebelumnya, matahari sepertinya sudah j...